Jumat, 22 April 2011

Gresik Tuan Rumah Jambore Pramuka 2011

GRESIK | SURYA Online - Kabupaten Gresik siap menjadi tuan rumah jambore Pramuka se Jawa Timur tahun 2011. Rencananya, jambore akan digelar di Pulau Bawean yang berjarak 81 mil dari Gresik.
Saifullah Yusuf , Kakwarda Jatim mengatakan, jambore tingkat Jatim tersebut memang diputuskan di Gresik. Pelaksanaannya tahun 2011 atau awal tahun 2012. “Soal tempat memang tergantung tuan rumah, tetapi kabarnya lokasinya di Pulau Bawean,” ujar Wakil Gubernur Jatim saat pelantikan Mabicab, Kwarcab dan LPK Gresik.
Menurut Wagub, bila memang dipastikan lokasinya di Pulau Bawean pihaknya siap membantu transportasinya dengan melobi pihak Armatim untuk menyediakan kapal perang sebagai angkutan peserta.
Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memastikan lokasi jambore se Jatim akan digelar di Pulau Bawean. Tujuan diadakan di pulau tersebut, sekaligus untuk memperkenalkan obyek wisata yang ada di pulau Bidadari. “Masih banyak orang yang tidak tahu potensi wisata Pulau Bawean, melalui Jambore Pramuka kita harapkan masyarakat Jatim lebih mengenal Bawean,” ujar Sambari.
Minggu, 17 April 2011 | 15:58 WIB
http://www.surya.co.id/berita_terkini/gresik-tuan-rumah-jambore-pramuka.html

Mendiknas: Biaya Unas 2011 Rp 540 miliar

GRESIK | SURYA Online - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menyatakan, biaya penyelenggaraan Unas 2011 secara nasional menelan biaya Rp 540 miliar atau Rp 50.000 per murid.
Rinciannya, peserta unas untuk SMA sederajat 2,7 juta siswa; untuk SMP sederajat mencapai 4,3 juta serta tingkat SD sederajat 4,7 juta siswa.
“Uang Rp 50.000 itu untuk semua hal-hal yang terkait unas. Mulai dari soal, distribusi hingga pengamanan,” ujar Mendiknas saat sidak persiapan unas di SMA Negeri 1 Gresik Jawa Timur, Minggu (17/4) siang.
Didampingi Wabup M Qosim dan Kapolres AKBP Jacub Prajogo, Mendiknas mengingatkan bila ada yang membocorkan, baik secara personal maupun sistemik kelembagaan maka akan diberi sanksi.
Mantan Rektor ITS Surabaya itu menegaskan, sanksi yang diberikan secara menyeluruh. Kalau siswa yang melakukan kesalahan dengan menerima bocoran, akan diberhentikan dan tidak boleh mengikuti ujian maupun ujian susulan.
“Kalau sekolah yang salah dengan melakukan sistemik, maka akan ada sanksi secara kelembagaan. Misalnya statusnya diturunkan sesuai dengan tingkat kesalahannya,” kata M Nuh.
Selain itu, pengawas dari guru maupun pengawas independent (PI) bila ikut membocorkan kepada peserta, mereka juga akan mendapat sanksi. “Bila PI yang membocorkan, maka sanksi diberikan ke universitas tempatnya mengajar,” ujarnya
Surya Online Minggu, 17 April 2011 | 17:43 WIB
http://www.surya.co.id/berita_terkini/mendiknas-biaya-unas-2011-rp-540-miliar.html

Budi Palopo Pimpin Dewan Kesenian Gresik

GRESIK | SURYA Online – Setelah melalui pemilihan yang ketat, Budi Palopo (49) terpilih sebagai Ketua Dewan Kesenian Gresik (DKG) 2011 – 2016.
Kemenangan sastrawan Gresik yang pernah menulis buku kumpulan puisi berjudul ‘Wong Agung’ ini, setelah berhasil menyisihkan empat kandidat yang lainnya yaitu Atik Bastomi (musik), Bagus Sasmita (pemerhati seni), Roin (teater) dan Sujatmoko (seni pedalangan).
Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto berjanji tidak akan menarik-narik seniman, untuk kepentingan politik. Sebaliknya, pemkab sudah siap membangun gedung kesenian yang satu komplek dengan sport centre.
“Letaknya di atas bozem di Lapangan Tlogodendo Gresik. Saat ini sedang proses, Insya Allah Februari 2012 sudah bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Budi Palopo mengatakan, langkah awal program kerjanya adalah menyatukan kelompok dan pelaku seni. “Sesuai harapan Bupati Gresik, kami akan melakukan inventarisir seni yaitu mengidentifikasi seni asli dari Gresik. Jangan sampai karya cipta seniman Gresik nantinya diakui pihak lain” ujarnya.
Surya Online Senin, 18 April 2011 | 18:32 WIB
http://www.surya.co.id/berita_terkini/budi-palopo-pimpin-dewan-kesenian-gresik.html

Ketua dan Sekretaris PAN DPD PAN Kab Gresik Lolos Hukuman

GRESIK | SURYA Online – Ketua DPD PAN Gresik, Khamsun (41) dan dua terdakwa lainnya, Sekretaris DPD PAN Gresik, Drs. HM. Amin Manan (50) dan staf sekretariat Endi Bin Sae (40) tampaknya bakal lolos dari jeratan hukum.
Pasalnya, dalam sidang lanjutan di PN Gresik Jawa Timur, Senin (18/4) majekis hakim yang diketuai M.Fathan SH dengan anggota Mustajab SH dan I Gede P Septawan SH mengabulkan eksepsi penasehat hukum terdakwa serta menolak dakwaan JPU.
Alasan majelis, yang dilakukan terdakwa merupakan tindak pidana Pemilukada sesuai dengan UU No.32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.
Sedangkan JPU mendakwa terdakwa melakukan tindak pidana umum berupa pemalsuan tanda tangan yang dijerat dengan pasal 263 ayat (1) KHUP jo pasal 55 (1) ke 1 KUHPidana. Majelis hakim memerintahkan Panitera pengganti untuk mengembalikan berkas perkara pidana berupa Dakwaan kepada JPU.
JPU Wido Utomo SH mengatakan pihaknya akan melakukan upaya banding. “Kami hargai putusan hakim, kami akan banding” tegasnya.
Persidangan ketiga terdakwa mendapat pengawalan ketat. Pasalnya, ada dua kubu yang bertemu di ruang sidang. Satu kubu pendukung terdakwa dan kubu lainnya dari para pelapor.
Surya Online Senin, 18 April 2011 | 20:46 WIB
http://www.surya.co.id/berita_terkini/ketua-dan-sekretaris-pan-lolos-hukuman.html

Selasa, 29 Maret 2011

TIGA DESA DI KEC CERME TERISOLASI AKIBAT BANJIR

GRESIK | SURYA Online - Akibat meluapnya Kali Lamong, sebanyak 17 desa di Kecamatan Cerme terendam air dengan ketinggian mulai 30 cm hingga 1 meter. Bahkan tiga desa diantaranya, yaitu Desa Iker Iker Geger, Desa Jono dan Desa Pandu terisolir akibat terendam air setinggi 1 meter.
Camat Cerme Bambang Wibisono dihubungi Surya Online, Minggu (27/3) mengakui 17 desa terendam banjir meluapnya Kali Lamong. Selain itu, banjir disebabkan tanggul Kali Lamong di Desa Pandu jebol akibat tidak kuat menahan derasnya air.
“Sebenarnya warga setempat sudah beusaha menutup bocornya tanggul dengan karung pasir dan batang pohon, tetapi karena airnya sangat deras upaya warga akhirnya gagal tanggul kembali jebol,” ujar Bambang Wibisono.
Menurut Camat Bambang, di Desa Iker Iker Geger terdapat 300 rumah yang dihuni 700 jiwa. Sedangkan Desa Pandu dihuni 100 kk, Desa Jono 400 rumah
Pihak kecamatan, tambah bambang, hari Minggu (27/3) siang akan mengevakuasi 10 warga Desa Iker Iker Geger yang lanjut usia. Mereka akan dievakuasi dengan perahu karet, ke markas Koramil Cerme. “Kami sudah menyiapkan lebih dari 4 perahu karet,” tambah Bambang.
Perahu karet dari Pemkab Gresik, Semen Gresik dan Petrokimia Gresik tersebut, nantinya juga akan dipakai untuk mengirim bahan makan untuk warga desa yang terisolir.
Sebab untuk bisa masuk ke tiga desa yang terisolir itu, kata Bambang, sudah tidak bisa menggunakan kendaraan darat. “Satu-satunya cara adalah dengan perahu karet.
“Saat ini, proses evakuasi manula sedang berlangsung. Perahu lainnya untuk membawa makanan bagi warga yang desanya terisolir banjir,” kata Bambang.
Surya Minggu, 27 Maret 2011 | 10:25 WIB
http://www.surya.co.id/berita_terkini/tiga-desa-terisolir-banjir.html

Pemkab Gresik Langsung Bantu Korban Banjir

GRESIK | SURYA Oline – Musibah banjir akibat meluapnya Kali Lamong, yang merendam 19 desa di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang, langsung mendapat perhatian serius Pemkab Gresik. Terbukti, beberapa jam setelah banjir Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim M.Si langsung turun ke lokasi sambil membagikan 1.300 paket bantuan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Kamis (24/3) sore.
Untuk Kecamatan Benjeng mendapat bantuan 900 paket, sedangkan untuk Kecamatan Balongpanggang mendapat 400 paket. Karena kondisi yang tidak memungkinkan penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di pelataran Pendopo Kecamatan Benjeng yang juga terendam banjir hingga selutut orang dewasa. “Paket bantuan ini, berisi beras 5 kg, minyak 1 liter, kecap 1 botol, gula dan mi instan,” ujar Wabup HM Qosim didampingi Kabag Humas Andhy Hendro Wijaya.
Wabup HM Qosim juga menyempatkan meninjau langsung kondisi Dusun Nyanyat Desa Bulurejo Kecamatan Benjeng yang ketinggian airnya lebih dari 1 meter. Namun sejumlah warga justru memanfaatkan kondisi ini, dengan menebar jala berharap mendapat ikan yang lepas dari sejumlah tambak yang jebol akibat diterjang banjir. “Lumayan dapat ikan cukup banyak, karena tambak jebol sehingga banyak ikan lari,” ujar Syaiful warga setempat.
Sementara warga lainnya, Sunarti matanya berkaca-kaca saat menerima langsung bantuan dari Wabup HM Qosim. Kepada wabup, Sunarti menceritakan air masuk ke rumahnya Kamis dini hari menjelang Subuh. Saat itu, seiisi rumahnya tengah tertidur lelap sehingga kaget ketika kasur mereka basah akibat rumahnya kemasukkan air. “Sejak jam 03.00 pagi banjir sudah datang, kami belum sempat tidur pak,” keluhnya sambil sesekali menyeka air matanya.
Wakil Bupati Gresik mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan banjir. Selanjutnya akan berupaya meminimalisir dampak banjir terhadap terganggunya kesehatan, pendidikan dan kebutuhan masyarakat. “Pemkab Gresik bersama Pemprop Jatim dan DAS Solo telah siap untuk melaksanakan normalisasi kali Lamong,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, akibat hujan yang mengguyur kawasan Mojokerto dan sekitarnya sejak Rabu (23/3) malam, mengakibatkan 18 desa di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang terendam.
Camat Balongpanggang Indah Shofiana mengatakan, akibat banjir tersebut sembilan desa di wilayahnya terendam hingga ketinggian antara 40 cm hingga 1 meter. “Untuk sementara, nilai kerugian secara keseluruhan mencapai Rp 1 miliar lebih,” ujar Camat Indah Shofiana.
Desa yang terendam, ujar Indah, adalah Desa Banjaragung`dengan kerugian Rp 320 juta, Pucung Rp 100 juta, Wotansari Rp 200 juta, Sekarputih Rp 84 juta, Karangsemanding Rp 200 juta, Ngampel Rp 100 juta, Dapet Rp 20 juta, Kedungpring Rp 25 juta dan Tanahlandean Rp 23 juta. “Lahan sawah yang terendam mencapai 311 hektar, dengan 1117 rumah juga terendam,” tambah mantan Camat Gresik ini.
Sementara itu, Camat Benjeng Suryo Wibowo mengaku belum bisa mendata nilai kerugian yang diderita warganya. Data sementara, desa yang terendam banjir adalah Desa Munggugianti, Sedapur Klagen, Kedungrukem, Deliksumber, Kalipadang, Lundo, Sirnoboyo, Bulangkulon dan Bulurejo.
Jalan desa yang terendam mencapai 31.560 km, jalan kabupaten 2.500 km, sawah 866 hektar dan rumah 794 buah yang juga terendam. “Untuk sementara, kita akan mendata tingkat kerugian warga. Sebab sampai saat ini, banjir masih merendam,” ujar Camat Suryo Wibowo.
SURYA KAMIS, 24 MARET 2011
http://www.surya.co.id/berita-foto/wabup-langsung-bantu-korban-banjir.html

Banjir di Gresik Semakin Meluas Pada 27 Maret 2011

GRESIK | SURYA Online – banjir di Gresik semakin meluas. Untuk wilayah Selatan, banjir diakibatkan meluapnya Kali Lamong. Sedangkan untuk wilayah Utara, banjir disebabkan curah hujan yang sangat deras, Sabtu (26/3) malam.
Akibat hujan deras, kawasan Duduksampeyan kebanjiran hingga meluber ke jalan provinsi yang menghubungkan Surabaya – Jakarta. Banjir disebabkan curah hujan yang sangat tinggi, sehingga sejumlah tambak yang ada di samping kiri dan kanan jalan meluap, hingga meluber ke jalan raya.
Selain air tambah bercampur lumpur, sejumlah ikan bandeng dan mujaer yang semula di dalam tambak juga turut meluber ke jalan raya.
Slamet, warga setempat mengatakan ketinggian banjir akibat melubernya air tambak hingga mencapai lutut orang dewasa. “Banjir terparah di Desa Watangrejo hingga sejauh 4 Km menuju kecamatan Duduksampeyan,” ujar Slamet.
Akibat banjir tersebut, arus lalu lintas dari Surabaya diarahkan untuk tidak melewati kawasan Duduksampeyan. Truk dan mobil yang lewat tol, diarahkan turun di exit Manyar selanjutnya ke Lamongan melalui Sidayu dan WBL. Sedangkan arus lalin dari Lamongan, diharuskan pelan-pelan saat melintas di Duduksampeyan.
Sementara di kawasan Selatan, banjir akibat meluapnya Kali Lamong juga semakin merendam sejumlah kawasan. Di Dusun Glintung Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, banjir merendak kawasan persawahan yang seharusnya siap panen.
Di Dusun Ngasinan Desa Kepatihan seluruh dusun terendam banjir. Dusun yang berbatasan dengan Kota Surabaya, terendam air sejak Sabtu dengan ketinggian selutut orang dewasa.
Sedangkan Jembatan Boboh, yang melintasi Kali Lamong di perbatasan Menganti – Cerme sudah ditutup untuk semua jenis kendaraan sejak Sabtu malam. Akibat permukaan Kali Lamong yang semakin meninggi hingga mendekati permukaan jembatan.
Surya Minggu, 27 Maret 2011 | 10:20 WIB
http://www.surya.co.id/berita_terkini/banjir-gresik-semakin-meluas-2.html