Selasa, 18 Januari 2011
Minggu, 16 Januari 2011
Belajar Sejarah Majapahit Lewat Game
SURABAYA | SURYA- Anggapan pelajaran sejarah relatif membosankan akan terkikis. Ini seiring temuan mahasiswa Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya Rendy Jaya Wiharja, yang mengaplikasikan pelajaran sejarah ke dalam software komputer. Pelajaran ini dikemas melalui game edukatif yang menyenangkan dan membuat penasaran.
Rendy melalui skripsinya Aplikasi Pembelajaran Sejarah Kerajaan Majapahit mengemas materi sejarah dengan sangat cantik. Bahkan efeks audio visual yang ada seakan membawa pengguna aplikasi ini ke suasana kerajaan di masa lampau. Saat aplikasinya dibuka, bendera perang berkibar dengan diikuti bala tentara kerajaan dalam sebuah perang. “Kita sengaja men-set-up seperti dalam suasana perang. Semua gambar dan visualisasi kita down loud. Hasilnya, lumayan bagus. Yang menyenangkan lagi, skripsi saya dapat A,” ungkap Rendy, penemu aplikasi pemebelajaran kerajaan Majapahit berbasis IT dengan game ini.
Mahasiswa Jurusan Teknik Informastika, Fakultas Teknik, Untag ini tergelitik saat mengenang semasa SMA dulu. Dia yang sangat senang pelajaran Sejarah ini malah menemukan sebagian teman yang lain tidak menyukainya. Anak pasangan Lugianto Taslim dan Supatmi ini senang sejarah karena sering main di Trowulan, Mojokerto.
Lelaki kelahiran Surabaya, 23 Juli 1987 lalu, kerap main ke Candi Wringin Lawang, Candi Tikus, serta candi-candi dan peninggalan Majapahit yang lain. Dari situlah, pelajaran sejarah menjadi digemari. “Nilai sejarah saya di SMA sampai sembilan,” kenangnya.
Situasi ini pun terbawa saat dirinya harus berpikir membuat tugas akhir. Dengan kemampuan yang dikuasainya, aplikasinya diwujudkan kerajaan Majapahit. Di dalamnya memuat sejarah kerajaan, tokoh dan para raja, peninggalan-peninggalan, e-book, sampai game berupa pertanyaan seperti pelajaran.
Penemuan ini sudah diujicobakan ke beberapa sekolah di Mojokerto dan SMA Untag. Hasilnya, seluruh siswa sangat menggemari. Mereka tak lagi mengatakan pelajaran sejarah membosankan.
“Ada juga foto dan gambar tokoh seperti Hayam Wuruk,” tambah Rendy yang mau diwisuda Februari.(nfai)
Surya Online Sabtu, 15 Januari 2011 | 09:30 WIB
http://www.surya.co.id/surabaya-raya/belajar-sejarah-majapahit-lewat-game.html
Rendy melalui skripsinya Aplikasi Pembelajaran Sejarah Kerajaan Majapahit mengemas materi sejarah dengan sangat cantik. Bahkan efeks audio visual yang ada seakan membawa pengguna aplikasi ini ke suasana kerajaan di masa lampau. Saat aplikasinya dibuka, bendera perang berkibar dengan diikuti bala tentara kerajaan dalam sebuah perang. “Kita sengaja men-set-up seperti dalam suasana perang. Semua gambar dan visualisasi kita down loud. Hasilnya, lumayan bagus. Yang menyenangkan lagi, skripsi saya dapat A,” ungkap Rendy, penemu aplikasi pemebelajaran kerajaan Majapahit berbasis IT dengan game ini.
Mahasiswa Jurusan Teknik Informastika, Fakultas Teknik, Untag ini tergelitik saat mengenang semasa SMA dulu. Dia yang sangat senang pelajaran Sejarah ini malah menemukan sebagian teman yang lain tidak menyukainya. Anak pasangan Lugianto Taslim dan Supatmi ini senang sejarah karena sering main di Trowulan, Mojokerto.
Lelaki kelahiran Surabaya, 23 Juli 1987 lalu, kerap main ke Candi Wringin Lawang, Candi Tikus, serta candi-candi dan peninggalan Majapahit yang lain. Dari situlah, pelajaran sejarah menjadi digemari. “Nilai sejarah saya di SMA sampai sembilan,” kenangnya.
Situasi ini pun terbawa saat dirinya harus berpikir membuat tugas akhir. Dengan kemampuan yang dikuasainya, aplikasinya diwujudkan kerajaan Majapahit. Di dalamnya memuat sejarah kerajaan, tokoh dan para raja, peninggalan-peninggalan, e-book, sampai game berupa pertanyaan seperti pelajaran.
Penemuan ini sudah diujicobakan ke beberapa sekolah di Mojokerto dan SMA Untag. Hasilnya, seluruh siswa sangat menggemari. Mereka tak lagi mengatakan pelajaran sejarah membosankan.
“Ada juga foto dan gambar tokoh seperti Hayam Wuruk,” tambah Rendy yang mau diwisuda Februari.(nfai)
Surya Online Sabtu, 15 Januari 2011 | 09:30 WIB
http://www.surya.co.id/surabaya-raya/belajar-sejarah-majapahit-lewat-game.html
Rumah Anggota DPRD Gresik Dibobol Maling
SURYA - Rumah Olan Safudi (51) anggota DPRD Kabupaten Gresik, di Desa Gluran Ploso, Kecamatan Benjeng, dibobol maling, Jumat (14/1) pukul 03.00 WIB. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu, membawa kabur uang tunai Rp 1 juta, ponsel dan kamera digital dengan kerugian seluruhnya sekitar Rp 3 juta.
Kasus ini diketahui, ketika anggota Fraksi Partai Golkar itu hendak ke kamar kecil. Karena mendengar suara mencurigakan dari ruang tengah, ia lalu menghidupkan lampu dan mendapat ruang tamunya dalam kondisi acak-acakan. Bersama istrinya, anggota Komisi B itu lalu melihat kamar depannya juga dalam keadaan berantakan. Sedangkan pintu depan sebelah kanan, juga terlihat bekas dicongkel.
Ia lalu melapor ke Polsek Benjeng. Dalam olah tempat kejadian perkara, yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Fauzan Sukmawansyah bersama Kapolsek Benjeng AKP Imam Safi’i, dugaan sementara, pelaku masuk melalui jendela depan. “Pelaku ketakutan lalu kabur sambil membawa barang seadanya,” ujar Kapolsek Benjeng AKP Imam Safi’i. (nsan)
Surya Online Sabtu, 15 Januari 2011 | 09:01 WIB
http://www.surya.co.id/surabaya-raya/rumah-anggota-dprd-dibobol-maling.html
Kasus ini diketahui, ketika anggota Fraksi Partai Golkar itu hendak ke kamar kecil. Karena mendengar suara mencurigakan dari ruang tengah, ia lalu menghidupkan lampu dan mendapat ruang tamunya dalam kondisi acak-acakan. Bersama istrinya, anggota Komisi B itu lalu melihat kamar depannya juga dalam keadaan berantakan. Sedangkan pintu depan sebelah kanan, juga terlihat bekas dicongkel.
Ia lalu melapor ke Polsek Benjeng. Dalam olah tempat kejadian perkara, yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Fauzan Sukmawansyah bersama Kapolsek Benjeng AKP Imam Safi’i, dugaan sementara, pelaku masuk melalui jendela depan. “Pelaku ketakutan lalu kabur sambil membawa barang seadanya,” ujar Kapolsek Benjeng AKP Imam Safi’i. (nsan)
Surya Online Sabtu, 15 Januari 2011 | 09:01 WIB
http://www.surya.co.id/surabaya-raya/rumah-anggota-dprd-dibobol-maling.html
Sabtu, 04 Desember 2010
CPNS 2010 Kab Gresik Formasi Untuk Dokter Tak Laku
GRESIK - SURYA- Pemkab Gresik akan sulit menambah tenaga PNS berprofesi dokter. Pasalnya, hingga Jumat (3/12) sore, 11 formasi dokter yang disediakan sama sekali belum ada peminatnya.
Dari 11 formasi dokter yang disediakan, sembilan untuk dokter umum, dan dua lainnya untuk dokter spesialis anak dan kandungan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Saputro berharap, ada pendaftar dari profesi dokter. Sebab tenaganya cukup diperlukan, khususnya untuk di Bawean.
“Memang sampai saat ini (siang kemarin, red) belum ada berkas yang masuk. Tetapi saya tetap optimistis, ada tenaga dokter yang bersedia ikut seleksi,” tegasnya.
Tahun ini, total formasi CPNS Kabupaten Gresik tersedia 329 kursi. Dengan komposisi, tenaga guru 103, tenaga kesehatan 69 dan formasi tenaga tehnis 57 kursi. Sedangkan hingga Jumat (3/12) sore kemarin, jumlah berkas yang masuk 5.819 buah.
Rinciannya, untuk tenaga guru 1.682 berkas, yang memenuhi syarat 1.212 berkas dan dikembalikan 276 pendaftar.
Sedang tenaga kesehatan dari 2.360 berkas, yang memenuhi syarat 1.428 berkas, sebanyak 219 berkas dikembalikan. Tenaga kesehatan yang masuk 1.777 berkas, dikembalikan 509 berkas, yang memenuhi syarat 1.622.
“Dari jumlah itu ada 553 berkas yang masuk tetapi belum dilakukan pemeriksaan. Mulai dari foto copi ijazah, usia pendaftar, kelengkapan lain,” ujar Saputro.
Bupati Sambari Halim Radianto mengingatkan, seluruh jajaran PNS Pemkab Gresik agar tidak menjanjikan CPNS bisa diterima. “Saya akan beri sanksi, bila ada bukti PNS terlibat praktek calo CPNS,” ujarnya.
Sebaliknya, Bupati Sambari juga meminta kepada peserta atau keluarganya, agar tidak percaya terhadap orang yang ngaku-ngaku dekat dirinya, wabup atau pejabat Pemkab lainnya agar bisa lolos CPNS. “Sekarang ini, setiap hari saya ada 6 orang yang titip kerabatnya akan ikut tes CPNS. Saya cuma bilang, kalau memang pintar pasti diterima,” ujarnya.
PLT Sekda, Muhammad Najib menambahkan, tes akan ditangani tim LPPM Unair Surabaya. Ternasuk diataranya tim LPPM Unair menerjunkan 15 pengawas dibantu panitia lokal. “Tes digelar 12 Desember dan diumumkan 22 Desember, untuk lokasi akan kami umumkan dalam waktu dekat,” katanya.(nsan)
Surya Online Sabtu, 4 Desember 2010 | 10:04 WIB
http://www.surya.co.id/2010/12/04/cpns-dokter-tak-laku.html
Dari 11 formasi dokter yang disediakan, sembilan untuk dokter umum, dan dua lainnya untuk dokter spesialis anak dan kandungan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Saputro berharap, ada pendaftar dari profesi dokter. Sebab tenaganya cukup diperlukan, khususnya untuk di Bawean.
“Memang sampai saat ini (siang kemarin, red) belum ada berkas yang masuk. Tetapi saya tetap optimistis, ada tenaga dokter yang bersedia ikut seleksi,” tegasnya.
Tahun ini, total formasi CPNS Kabupaten Gresik tersedia 329 kursi. Dengan komposisi, tenaga guru 103, tenaga kesehatan 69 dan formasi tenaga tehnis 57 kursi. Sedangkan hingga Jumat (3/12) sore kemarin, jumlah berkas yang masuk 5.819 buah.
Rinciannya, untuk tenaga guru 1.682 berkas, yang memenuhi syarat 1.212 berkas dan dikembalikan 276 pendaftar.
Sedang tenaga kesehatan dari 2.360 berkas, yang memenuhi syarat 1.428 berkas, sebanyak 219 berkas dikembalikan. Tenaga kesehatan yang masuk 1.777 berkas, dikembalikan 509 berkas, yang memenuhi syarat 1.622.
“Dari jumlah itu ada 553 berkas yang masuk tetapi belum dilakukan pemeriksaan. Mulai dari foto copi ijazah, usia pendaftar, kelengkapan lain,” ujar Saputro.
Bupati Sambari Halim Radianto mengingatkan, seluruh jajaran PNS Pemkab Gresik agar tidak menjanjikan CPNS bisa diterima. “Saya akan beri sanksi, bila ada bukti PNS terlibat praktek calo CPNS,” ujarnya.
Sebaliknya, Bupati Sambari juga meminta kepada peserta atau keluarganya, agar tidak percaya terhadap orang yang ngaku-ngaku dekat dirinya, wabup atau pejabat Pemkab lainnya agar bisa lolos CPNS. “Sekarang ini, setiap hari saya ada 6 orang yang titip kerabatnya akan ikut tes CPNS. Saya cuma bilang, kalau memang pintar pasti diterima,” ujarnya.
PLT Sekda, Muhammad Najib menambahkan, tes akan ditangani tim LPPM Unair Surabaya. Ternasuk diataranya tim LPPM Unair menerjunkan 15 pengawas dibantu panitia lokal. “Tes digelar 12 Desember dan diumumkan 22 Desember, untuk lokasi akan kami umumkan dalam waktu dekat,” katanya.(nsan)
Surya Online Sabtu, 4 Desember 2010 | 10:04 WIB
http://www.surya.co.id/2010/12/04/cpns-dokter-tak-laku.html
Sekber Serikat Pekerja Kab Gresik Ancam Pidanakan Apindo
GRESIK | SURYA Online - Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Pekerja (SP) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akan mengawal Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 95 Tahun 2010 tentang Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik 2011 sebesar Rp1.133.000.
“Kalau Apindo hendak menangguhkan ataupun memboikot UMK 2011, berarti akan menciptakan konflik baru di industri Gresik,” kata Agus Salim salah satu pengurus sekber, Jumat (3/11/2010).
Agus memastikan dan telah merapatkan barisan untuk mengawal pemberlakuan UMK 2011 yang harus dilaksanakan pada Januari 2011 bagi pekerja yang sudah bekerja selama satu tahun. “Jika itu dilakukan oleh Apindo berarti Apindo tidak tunduk terhadap pemerintah karena melakukan perlawanan terhadap keputusan yang dibuat oleh Gubernur,” tandasnya.
Agus menilai Apindo salah sasaran jika hendak menggugat bupati yang hanya mengusulkan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL).
“Bupati bisa dikatakan hanya sebagai pengantar atau yang mengusulkan sesuai KHL. Perkara dikabulkan atau tidak itu kewenangan Gubernur, Apindo salah sasaran,” ujar Agus.
Jika benar, Apindo sudah menginstruksikan agar anggotanya memboikot UMK 2011, maka Apindo melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Perburuhan yang bisa dipidanakan.
“Kami akan memidanakan Apindo, karena dalam UU 13/2003 sudah dijelaskan unsur pidananya,” ujar Agus menegaskan.
Sementara, buruh di Kota Surabaya juga memprotes keputusan Gubernur yang menetapkan UMK Gresik lebih tinggi dibandingkan dengan UMK Surabaya yang selisihnya Rp18.000.
Surya Online Jumat, 3 Desember 2010 | 16:02 WIB
http://www.surya.co.id/2010/12/03/sekber-sp-gresik-ancam-pidanakan-apindo.html
“Kalau Apindo hendak menangguhkan ataupun memboikot UMK 2011, berarti akan menciptakan konflik baru di industri Gresik,” kata Agus Salim salah satu pengurus sekber, Jumat (3/11/2010).
Agus memastikan dan telah merapatkan barisan untuk mengawal pemberlakuan UMK 2011 yang harus dilaksanakan pada Januari 2011 bagi pekerja yang sudah bekerja selama satu tahun. “Jika itu dilakukan oleh Apindo berarti Apindo tidak tunduk terhadap pemerintah karena melakukan perlawanan terhadap keputusan yang dibuat oleh Gubernur,” tandasnya.
Agus menilai Apindo salah sasaran jika hendak menggugat bupati yang hanya mengusulkan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL).
“Bupati bisa dikatakan hanya sebagai pengantar atau yang mengusulkan sesuai KHL. Perkara dikabulkan atau tidak itu kewenangan Gubernur, Apindo salah sasaran,” ujar Agus.
Jika benar, Apindo sudah menginstruksikan agar anggotanya memboikot UMK 2011, maka Apindo melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Perburuhan yang bisa dipidanakan.
“Kami akan memidanakan Apindo, karena dalam UU 13/2003 sudah dijelaskan unsur pidananya,” ujar Agus menegaskan.
Sementara, buruh di Kota Surabaya juga memprotes keputusan Gubernur yang menetapkan UMK Gresik lebih tinggi dibandingkan dengan UMK Surabaya yang selisihnya Rp18.000.
Surya Online Jumat, 3 Desember 2010 | 16:02 WIB
http://www.surya.co.id/2010/12/03/sekber-sp-gresik-ancam-pidanakan-apindo.html
Senin, 29 November 2010
Bayar Cuci Darah Sistem Angsuran di RSUD Ibnu Sina Gresik
GRESIK - Surya- Sebanyak 65 persen pasien hemodialisa (cuci darah) RSUD Ibnu Sina, ternyata berasal dari keluarga miskin (gakin). Menejemen rumah sakit milik pemerintah itu memberikan kemudahan dalam pembayaran dengan sistem mengangsur hingga gratis.
Oleh sebab itu, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi memberikan penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara dan Citra Pelayanan Publik untuk RSUD Ibnu Sina.
Plt Direktur Utama RSUD Ibnu Sina, dr Gusti Rezaniansyah Rusli mengatakan, jumlah pasien gagal ginjal terus meningkat. Dia mengilustrasikan, setiap bulannya ada 25 pasien baru yang masuk ke RSUD Ibnu Sina.
Kebijakan membayar dengan sistem mengangsur dikhususkan untuk pasien umum yang jatuh miskin karena sakitnya. Itulah, yang membuat Kementrian PAN dan Reformasi kepincut sehingga mengirimkan Tim Ekspose dan Publikasi Best Practices untuk merekam semua kebijakan dan pelayanan RSUD Ibnu Sina, Jumat (26/11). (nsan)
Surya Online Sabtu, 27 Nopember 2010 | 11:00 WIB
http://www.surya.co.id/2010/11/27/bayar-cuci-darah-sistem-angsuran.html
Oleh sebab itu, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi memberikan penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara dan Citra Pelayanan Publik untuk RSUD Ibnu Sina.
Plt Direktur Utama RSUD Ibnu Sina, dr Gusti Rezaniansyah Rusli mengatakan, jumlah pasien gagal ginjal terus meningkat. Dia mengilustrasikan, setiap bulannya ada 25 pasien baru yang masuk ke RSUD Ibnu Sina.
Kebijakan membayar dengan sistem mengangsur dikhususkan untuk pasien umum yang jatuh miskin karena sakitnya. Itulah, yang membuat Kementrian PAN dan Reformasi kepincut sehingga mengirimkan Tim Ekspose dan Publikasi Best Practices untuk merekam semua kebijakan dan pelayanan RSUD Ibnu Sina, Jumat (26/11). (nsan)
Surya Online Sabtu, 27 Nopember 2010 | 11:00 WIB
http://www.surya.co.id/2010/11/27/bayar-cuci-darah-sistem-angsuran.html
Rumdin Waka DPRD Gresik Dijatah Rp 100 Juta
Gresik -SURYA- Renovasi tiga buah rumah dinas (rumdin) yang bakal dihuni tiga orang wakil ketua DPRD Gresik, dianggarkan dana Rp 100 juta. Ketiga rumdin tersebut, dua di antaranya terletak di samping kiri gedung PN di Jl Panglima Sudirman. Sedangkan yang satu, terletak di Jl Pahlawan persis di belakang bekas kantor BPN. Rencananya, rumah di samping PN akan ditempat.
Rumah di samping PN akan ditempat Hadi Kusono dan Susianto, sedangkan Ahmad Nurhamim akan menempati rumdin di belakang bekas kantor BPN. Saat ini, meski sudah lebih setahun menjabat wakil ketua dewan, ketiganya masih menempati rumah pribadinya. Pengerjaannya menggunakan sistem penunjukan langsung oleh bagian pembangunan, dengan dalih satu rumah biayanya di bawah Rp 50 juta.
Sekretaris DPRD Gresik Mighfar Syukur membenarkan renovasi rumdin karena kondisinya sangat memprihatinkan. “Pekerjaan oleh bagian pembangunan. Dana dari sekretariat dewan,” kata dia. Dari anggaran Rp 100 juta tersebut, untuk rumdin di Jl Pahlawan dianggarkan Rp 50 juta dan Rp 40 juta. Sedangkan untuk rumah dinas di Jl Pahlawan hanya dianggarkan Rp 10 juta. (nsan)
Surya Online Sabtu, 27 Nopember 2010 | 11:00 WIB
http://www.surya.co.id/2010/11/27/renovasi-rumdin-waka-dprd-dijatah-rp-100-juta.html
Rumah di samping PN akan ditempat Hadi Kusono dan Susianto, sedangkan Ahmad Nurhamim akan menempati rumdin di belakang bekas kantor BPN. Saat ini, meski sudah lebih setahun menjabat wakil ketua dewan, ketiganya masih menempati rumah pribadinya. Pengerjaannya menggunakan sistem penunjukan langsung oleh bagian pembangunan, dengan dalih satu rumah biayanya di bawah Rp 50 juta.
Sekretaris DPRD Gresik Mighfar Syukur membenarkan renovasi rumdin karena kondisinya sangat memprihatinkan. “Pekerjaan oleh bagian pembangunan. Dana dari sekretariat dewan,” kata dia. Dari anggaran Rp 100 juta tersebut, untuk rumdin di Jl Pahlawan dianggarkan Rp 50 juta dan Rp 40 juta. Sedangkan untuk rumah dinas di Jl Pahlawan hanya dianggarkan Rp 10 juta. (nsan)
Surya Online Sabtu, 27 Nopember 2010 | 11:00 WIB
http://www.surya.co.id/2010/11/27/renovasi-rumdin-waka-dprd-dijatah-rp-100-juta.html
Langganan:
Postingan (Atom)