Selasa, 18 Oktober 2011

SMA Muhammadiyah 1 Gresik Dikunjungi AMINEF(America-Indonesia Exchange Foundation)


GRESIK | SURYA Online - Para guru dan siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik di Jl KH Kholil dikagetkan dengan kedatangan dua tamu bule, Kamis (13/10/2011) sore.
Kedua tamu bule itu, adalah Julia Findlay, Program Officer Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Amerika untuk Asia Timur dan Pasific, serta Michael E. McCoy, Executive director AMINEF (America-Indonesia Exchange Foundation). Keduanya didampingi Nelly Paliama selaku Asisten Director Fullbright Indonesia.
Julia Findlay dan Michael E. McCoy mengingatkan, sangat penting kiranya untuk mengembangkan pembelajaran bahasa Inggris yang menarik dan menyenangkan, serta menekankan aspek praktik berbahasa yang baik.
Kepala Sekolah SMA  Muhammadiyah 1 Gresik, Sukari mengaku sangat senang dan terhormat, dengan kunjungan tamu-tamu tersebut. “Ini sebuah kunjungan kehormatan bagi kami, warga SMA Muhammadiyah 1 Gresik,” ujar Sukari SPd MPd.
BERSAMA - Tamu kehormatan SMA 1 Muhammadiyah berfoto bersama Kasek Sukari (2 dari kiri). Foto:ist
http://www.surya.co.id/2011/10/13/sma-muhammadiyah-dikunjungi-aminef

1,5 Bulan di Amerika, Bupati Sambari Masak Mi Instan


GRESIK SURYA Online - Selama 1,5 bulan berada di Amerika Serikat, untuk mengikuti pendidikan di Harvard University, Bupati Gresik DR Ir H Sambari Halim Radianto, ST MSi dan Ketua Bappeda Gresik Ir Bambang Isdianto MM, mengaku 3 hari pertama tidak kerasan.
“Soalnya makanannya tidak cocok dengan lidah saya, baru hari ke empat setelah mendapatkan makanan Indonesia, kami berdua mulai kerasan,” ujar Bupati Sambari saat apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik.
Menurut Bupati Sambari selama di Amerika, ia dan Ketua Bappeda selalu berdua. Mulai tidur, masak, mengikuti pendidikan hingga diskusi. Untuk masak, keduanya sepakat sering memasak telor goreng, mi instan dan sarden. “Kalau masak telur, saya selalu diberi pak Bambang yang putihnya, kuningnya untuk beliau,” ujar Sambari dihadapan ratusan PNS Gresik.
Selama mengikuti pelatihan, kata Sambari, keduanya juga kompak. Pendidikan dimulai pukul 06.00 hingga pukul 18.00, malam diisi pertemuan dengan mahasiswa dari Indonesia maupun dosen-dosen. “Praktis tidak ada istirahat, terlebih untuk jalan-jalan maupun belanja, semua waktunya hanya untuk pendidikan dan pendidikan saja,” tegasnya.
Bupati Sambari mengatakan, keberangkatannya ke Amerika bersama Ketua Bappeda itu, adalah sebuah penghormatan bagi Kabupaten Gresik. Pasalnya, saat mengikuti Lemhanas yang diikuti 524 peserta, terdiri dari bupati/wali kota dan ketua bappeda se Indonesia, Gresik terpilih bersama 18 peserta lainnya.
“Bahkan Bappeda Ir. Bambang Isdianto. MM  mendapat penilaian yang terbaik selama pendidikan di Harvard University. Hal ini dibuktikan dengan kepercayaan Harvard University kepada ketua Bappeda Gresik, untuk memberikan tugas pelaporan yang nantinya akan di serahkan ke Mendagri Indonesia,” ujar Bupati Sambari.
Surya Online Senin, 17 Oktober 2011 | 18:05 WIB
http://www.surya.co.id/2011/10/17/di-amerika-bupati-sambari-masak-mi-instan

Senin, 17 Oktober 2011

Finalis Cak Yuk Gresik 2011 Nggak Tahu Bupati Gresik


GRESIK | SURYA Online - Aneh tapi nyata, finalis Cak dan Yuk Gresik tahun 2011 tidak tahu nama bupati Gresik. Hal itu terungkap, saat mereka mengikuti audiensi dengan Wabup Drs. HM Qosim, MSi di ruang Graita Eka Praja kantor bupati Gresik, Kamis (13/10/2011).
Saat Wabup Gresik menanyakan nama Bupati Gresik, tak ada satupun finalis yang dapat menjawab.  Sebaliknya, saat dilemparkan pertanyaan siapa Cak dan Yuk Gresik 2010, para finalis ini berebutan untuk menjawab.
“Anda semua adalah pemenang di kabupaten Gresik. Dari 160 pendaftar Cak dan Yuk Gresik 2011, anda masuk dalam 30 anak muda yang berhasil menjadi finalis dalam ajang Cak dan Yuk tahun ini,” ujar Wabup HM Qosim.
Wabup mengingatkan, ajang pemilihan Cak dan Yuk Gresik ini merupakan salah satu sarana yang sangat potensial untuk memperkenalkan kekayaan wisata di kabupaten Gresik. Wabup juga meminta, agar para finalis dibekali pengetahuan tentang Pemkab Gresik, terutama para pejabat yang memegang kursi pemerintahan. “Sehingga, ketika menjalankan tugasnya nanti sebagai duta wisata dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
http://www.surya.co.id/2011/10/14/finalis-cak-yuk-gresik-nggak-tahu-bupati-gresik
Surya Online Jumat, 14 Oktober 2011 | 08:21 WIB

14 Calon Jamah Haji Kab Gresik Batal Berangkat 2011


GRESIK I SURYA Online - Sebanyak 14 orang calon jamaah haji asal Kabupaten Gresik Jawa Timur, resmi batal serta menunda keberangkatannya ke tanah suci, Minggu (16/10/2011) siang.
Tiga orang diantaranya resmi batal karena meninggal dunia. Sedangkan yang menunda keberangkatan, antara lain 1 orang karena melahirkan, 4 orang sakit, dan porsi pasutri 6 orang.
”Yang dimaksud porsi pasutri, karena salah satu antara suami atau isteri tidak masuk pada gelombang pemberangkatan ini, jadi mereka menunda untuk tahun berikutnya agar bisa bersama-sama,” ujar
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Khairuddin Usman, disela-sela pemberangkatan CJH Gresik.
CJH Gresik yang diberangkatkan Bupati Gresik DR H Sambari Halim Radianto dan Wabup HM Qosim di halaman kantor bupati Gresik, Minggu 916/10/2011) berjumlah 1.690 jamaah, yang terbagi dalam 5 kelompok terbang (kloter). Masing-masing Kloter 5 sebanyak 53 jamaah, kloter 40 sebanyak 443 jamaah, kloter 41 sebanyak 440 jemaah, kloter 42 sebanyak 444 jamaah, kloter 44 sebanyak 306 jamaah dan kloter 88 sebanyak 4 jemaah.
CJH Gresik yang tidak masuk pada rombongan keberangkatan ini, yaitu CJH yang masuk pada kloter 5 sebanyak 53 jamaah dan kloter 88 sebanyak 4 jemaah. CJH Kloter 5 sudah berangkat dan masuk asrama haji, Senin (3/10/2011), dan berangkat ke tanah suci, Selasa (4/10/2011) jam 19.00 WIB, bersama CJH asal Kabupaten Pamekasan. Sedangkan 4 CJH yang masuk kloter 88 bersama dengan CJH asal Madiun dan Lumajang berangkat Minggu (30/10/2011).
Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto mengaku bangga, melihat panjang dan lamanya antrian CJH Gresik untuk berangkat ke Tanah Suci, hingga tahun 2021.
“Berarti tingkat perekonomian masyarakat Gresik sangat bagus. Namun dengan panjangnya antrian, kami berdoa dan berharap ada kebijakan khusus, agar antrian CJH Gresik ini tidak terlalu lama,” ujar Bupati Sambari.
Bupati Sambri berpesan, agar para CJH Gresik menata hati sejak dari tanah air, menjaga nama baik sebagai masyarakat kota santri, menghindari pertengkaran sekecil apapun baik dengan keluarga.
“Yang paling penting agar perjalanan ibadah haji bapak dan ibu semua diterima Allah, menjadi haji Mabrur dan pulang ketanah air menjadi lebih taat dan takwa,” papar Bupati Sambari Halim Radianto dihadapan para CJH Gresik dan ribuan pengantar yang memadati Halaman Pemkab Gresik.
Sumber : http://www.surya.co.id/2011/10/16/14-cjh-gresik-batal-berangkat
Surya Online Minggu, 16 Oktober 2011 | 13:34 WIB